*Sepak Bola
Sepakbola merupakan salah satu olahraga paling digemari di Indonesia, namun tim nasionalnya tidak pernah menang Piala Dunia FIFA. Hanya sekali tampil pada tahun 1938, itu pun bukan membawa bendera Indonesia, melainkan Hindia Belanda. Meskipun Indonesia memiliki jumlah penduduk paling banyak ke-4 di dunia dan Brazil di peringkat ke-5, namun prestasi sepakbola kedua negara tersebut berbeda jauh.
Jumat, 21 Oktober 2011
Fakta Unik di Indonesia (02)
*Proklamator kemerdekaanSemua orang sepertinya tahu bahwa Soekarno dan Hatta adalah yang memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Namun sampai tulisan ini dibuat, tidak ada nama jalan “Soekarno-Hatta” di Jakarta, kota tempat dibacakannya proklamasi. Nama mereka pun baru diabadikan menjadi nama bandara 40 tahun setelah Indonesia merdeka. Lebih parahnya lagi, pemerintah baru secara resmi menyematkan gelar “proklamator” kepada mereka pada tahun 1986, atau 16 tahun setelah Soekarno wafat.
Fakta Unik tentang Indonesia 01
*Ibu kota
Belum ada negara di dunia yang berganti ibu kota selama empat kali dalam kurun waktu relatif singkat kecuali Indonesia, yakni Jakarta (1945-1946), Yogyakarta (1946-1948), Bukittinggi (1948-1949), Jakarta (1950-sekarang).
Belum ada negara di dunia yang berganti ibu kota selama empat kali dalam kurun waktu relatif singkat kecuali Indonesia, yakni Jakarta (1945-1946), Yogyakarta (1946-1948), Bukittinggi (1948-1949), Jakarta (1950-sekarang).
| KORUPSI |
Pengertian Korupsi (bahasa Latin: corruptio dari kata kerja corrumpere yang bermakna busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok). Secara harfiah, korupsi adalah perilaku pejabat publik, baik politikus|politisi maupun pegawai negeri, yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri atau memperkaya mereka yang dekat dengannya, dengan menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka.
Dari sudut pandang hukum, tindak pidana korupsi secara garis besar mencakup unsur-unsur sebagai berikut:
• perbuatan melawan hukum;
• penyalahgunaan kewenangan, kesempatan, atau sarana;
• memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi;
• merugikan keuangan negara atau perekonomian negara;
Selain itu terdapat beberapa jenis tindak pidana korupsi yang lain, diantaranya:
• memberi atau menerima hadiah atau janji (penyuapan);
• penggelapan dalam jabatan;
• pemerasan dalam jabatan;
• ikut serta dalam pengadaan (bagi pegawai negeri/penyelenggara negara);
• menerima gratifikasi (bagi pegawai negeri/penyelenggara negara).
Dalam arti yang luas, korupsi atau korupsi politis adalah penyalahgunaan jabatan resmi untuk keuntungan pribadi. Semua bentuk pemerintah|pemerintahan rentan korupsi dalam prakteknya. Beratnya korupsi berbeda-beda, dari yang paling ringan dalam bentuk penggunaan pengaruh dan dukungan untuk memberi dan menerima pertolongan, sampai dengan korupsi berat yang diresmikan, dan sebagainya. Titik ujung korupsi adalah kleptokrasi, yang arti harafiahnya pemerintahan oleh para pencuri, di mana pura-pura bertindak jujur pun tidak ada sama sekali.
Hal sepele, tetapi unik yang di temukan di Jepang
Apa yang paling ingin kamu tonton ketika menyaksikan berita di TV? Pasti berita utamanya donk ya! Kemudian, dalam acara-acara berita biasanya kan suka ada bagian acara yang menampilkan info prakiraan cuaca kan? Nah.. sama halnya seperti acara-acara berita di Jepang. Semuanya pasti menampilkan info prakiraan cuaca di sela-sela acara berita. Ada perilaku orang Jepang yang menarik berkaitan dengan acara info prakiraan cuaca ini. Kalau kita, orang Indonesia, umumnya pasti tidak akan terlalu mempedulikan bagian acara yang satu ini kan. Yang biasa dicari dari menonton acara berita biasanya hanya berkisar berita-berita uptodate yang sedang ramai menjadi topik pembicaraan. Tapi begitu acara berita tersebut menampilkan info prakiraan cuaca, orang Indonesia umumnya tidak terlalu antusias, bahkan terkadang memindahkan ke channel lain.
Namun, hal yang berbeda dapat kita temukan pada perilaku orang Jepang. Entah kenapa, mungkin ini hanya pengamatan saya saja, ternyata mereka sangat antusias menyimak info prakiraan cuaca setiap harinya. Rasanya seperti ada yang ketinggalan atau tidak afdhol kalau tidak menyimak info prakiraan cuaca. Orang Jepang umumnya merasa sangat perlu dengan info prakiraan cuaca yang disampaikan. Mungkin ini ada kaitannya dengan kebiasaan mereka yang suka bepergian dengan berjalan kaki atau menggunakan angkutan umum seperti kereta atau bus. Iya beneran... yang saya rasakan dan perhatikan, mereka itu sangat suka bepergian sambil jalan kaki.
Selain itu, orang Jepang suka bepergian dengan menggunakan angkutan umum bukan berarti mereka nggak punya kendaraan lho! Banyak di antara mereka yang punya mobil atau motor, tetapi ketika pergi ke kantor misalnya, mereka lebih memilih naik kereta atau bus. Sedangkan mobil biasanya mereka gunakan kalau mereka bepergian bersama-sama keluarga.
Berhubungan dengan kebiasaan mereka itu, bisa dibayangkan dong kalau seandainya mereka sedang bepergian, lalu tiba-tiba cuacanya berubah dengan drastis dari cerah menjadi hujan lebat, pastinya akan sangat menyulitkan mereka. Dengan menyaksikan info prakiraan cuaca terlebih dahulu, maka mereka akan dapat melakukan persiapan seperti membawa payung atau jas hujan kalau mereka akan bepergian.
Uniknya lagi, pemerintah Jepang dan unsur-unsur lainnya yang terkait, sangat peka dengan kebiasaan rakyatnya sendiri. Jepang menyadari kondisi cuacanya yang dapat berubah seketika sehingga dapat merepotkan penduduknya. Hal yang mungkin dianggap sepele oleh kita (baca: Pemerintah Indonesia), tetapi nampaknya malah menjadi perhatian bagi Jepang.
Namun, hal yang berbeda dapat kita temukan pada perilaku orang Jepang. Entah kenapa, mungkin ini hanya pengamatan saya saja, ternyata mereka sangat antusias menyimak info prakiraan cuaca setiap harinya. Rasanya seperti ada yang ketinggalan atau tidak afdhol kalau tidak menyimak info prakiraan cuaca. Orang Jepang umumnya merasa sangat perlu dengan info prakiraan cuaca yang disampaikan. Mungkin ini ada kaitannya dengan kebiasaan mereka yang suka bepergian dengan berjalan kaki atau menggunakan angkutan umum seperti kereta atau bus. Iya beneran... yang saya rasakan dan perhatikan, mereka itu sangat suka bepergian sambil jalan kaki.
Selain itu, orang Jepang suka bepergian dengan menggunakan angkutan umum bukan berarti mereka nggak punya kendaraan lho! Banyak di antara mereka yang punya mobil atau motor, tetapi ketika pergi ke kantor misalnya, mereka lebih memilih naik kereta atau bus. Sedangkan mobil biasanya mereka gunakan kalau mereka bepergian bersama-sama keluarga.
Berhubungan dengan kebiasaan mereka itu, bisa dibayangkan dong kalau seandainya mereka sedang bepergian, lalu tiba-tiba cuacanya berubah dengan drastis dari cerah menjadi hujan lebat, pastinya akan sangat menyulitkan mereka. Dengan menyaksikan info prakiraan cuaca terlebih dahulu, maka mereka akan dapat melakukan persiapan seperti membawa payung atau jas hujan kalau mereka akan bepergian.
Uniknya lagi, pemerintah Jepang dan unsur-unsur lainnya yang terkait, sangat peka dengan kebiasaan rakyatnya sendiri. Jepang menyadari kondisi cuacanya yang dapat berubah seketika sehingga dapat merepotkan penduduknya. Hal yang mungkin dianggap sepele oleh kita (baca: Pemerintah Indonesia), tetapi nampaknya malah menjadi perhatian bagi Jepang.
pengaruh HP | (pada prestasi belajar siswa

Banyak orang percaya bahwa banyak sekali pengaruh handphone terhadap prestasi belajar siswa. Handphone sendiri atau yang biasa disebut dengan HP ini tentu bukan hal asing lagi bagi para siswa sekolah. Bila dulu penggunaannya mungkin hanya terbatas pada siswa sekolah tingkat atas dan universitas, zaman sekarang siswa SD pun sudah banyak yang memiliki HP.Tak bisa dipungkiri bahwa handphone memang punya beragam manfaat, tak hanya bagi orang kantoran atau orang dewasa lainnya, tapi juga bagi para pelajar. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, banyak pula dampak-dampak negatif handphone yang merugikan para siswa.
#Dampak Positif Handphone pada Siswa
Untuk mengetahui lebih jauh apa saja pengaruh handphone terhadap prestasi belajar siswa, berikut adalah beberapa contoh kegunaan handphone dari segi positif.
Sebagai alat komunikasi jarak jauh, handphone menjadi andalan siswa untuk berinteraksi dengan teman-temannya. Hal ini bisa mempermudah siswa untuk mengkoordinasi teman-temannya bila ingin belajar kelompok atau mengerjakan tugas bersama.
*Handphone diciptakan untuk memudahkan kehidupan, dan sudah terbukti bahwa hidup siswa pun memang cukup terbantu oleh keberadaan handphone.
*Misalnya, di luar jam sekolah, siswa bisa berkomunikasi dengan temannya untuk menanyakan materi tugas atau PR tanpa harus keluar rumah yang bisa menghabiskan banyak waktu.
*Handphone bisa menyimpan suatu data dan mudah dibawa kemana-mana, ini tentu sangat berguna. Manfaat handphone bagi siswa berdasarkan hal ini misalnya siswa bisa mencatat materi pelajaran dan bisa menghapalnya di mana pun dan kapan pun.
*Contoh lain, siswa mencatat beberapa informasi penting dan menyimpannya dalam HP, misal pengumuman ujian, suatu materi yang ia lihat di sebuah buku di toko buku, dll.
*Pengaruh handphone terhadap prestasi belajar siswa tak hanya dalam bidang pelajaran. Handphone memiliki fitur-fitur hiburan, seperti musik (MP3) atau game. Fitur ini bisa menghibur para siswa yang mungkin penat saat belajar. Dengan demikian otak siswa akan kembali segar dan mampu menampung materi pelajaran dengan baik.
*Saat ini telah banyak diproduksi handphone berfitur internet. Hal ini cukup memudahkan para siswa untuk mencari informasi tentang materi pelajaran lewat internet yang sudah tersedia di handphone.
#Dampak Negatif Handphone pada Siswa
Pengaruh handphone terhadap prestasi belajar siswa memang cukup banyak. Selain dari segi positif, banyak pula pengaruh negatif handphone yang patut diwaspadai dan seharusnya dihindari.
Hal negatif handphone yang mungkin paling menonjol adalah fitur internetnya. Walau memudahkan siswa untuk mencari informasi pelajaran, pada kenyataannya hampir semua siswa menggunakan fitur ini untuk hiburan semata.
Apakah itu adalah hal yang salah? Tentu saja tidak, asalkan digunakan sesuai kapasitas. Namun faktanya, cukup banyak prestasi siswa yang menurun hanya karena terlalu asyik dengan dunia maya yang ada dalam HP, misal asyik dengan jejaring sosial yang kini sedang marak.
Selain fitur internet, fitur game dalam HP pun cukup mempengaruhi prestasi belajar siswa di sekolah. Sama seperti internet, game tidak akan merugikan bila digunakan sesuai aturan dan memiliki batasan. Tapi, umumnya siswa malah keasyikan bermain game dan lupa untuk belajar.
Hal negatif lain adalah penggunaan handphone di saat ujian. Hal seperti ini sudah sering sekali ditemukan di sekolah-sekolah Indonesia. Keberadaan handphone yang digunakan untuk mencontek, mungkin memang akan meningkatkan nilai ujian, tapi akan sangat memperburuk mental siswa.
Mereka menjadi selalu tergantung pada teman atau pada contekan yang disiapkan di dalam HP. Bila nilai bagus tidak seiring dengan kecerdasan, hal ini sangat merugikan sekali, bukan?
Itulah beberapa pengaruh handphone terhadap prestasi belajar siswa, baik dari segi positif maupun negatif. Handphone memang mempermudah, tapi penggunaannya pada siswa harus diawasi agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan.
Pentingnya Air Putih

-Air mencegah kerusakan DNA dan membuat perbaikannya lebih efisien.
-Air meningkatkan efisiensi sistem kekebalan di sumsum tulang, termasuk menghadapi kanker.
-Air adalah pelarut utama semua makanan, vitamin, dan mineral; dipergunakan untuk memecah bahan-bahan tersebut dan metabolismenya serta asimilasinya.
-Air memberikan energi kepada makanan, sehingga partikel makanan dapat menyediakan energi selama proses pencernaan.
-Air dipergunakan sebagai penghantar semua zat dalam tubuh.
-Air meningkatkan efisiensi sel darah merah menangkap oksigen di paru-paru.
-Air membersihkan buangan racun dari berbagai bagian tubuh dan membawanya ke hati dan ginjal untuk dibuang.
-Air adalah pelumas utama di sel sendi dan membantu mencegah rematik dan sakit pinggang.
-Air penting untuk sistem pendinginan tubuh (melalui keringat) dan pemanasan tubuh (elektrikal).
-Air membantu menurunkan stres, kegelisahan, dan depresi.
![]() |
Langganan:
Postingan (Atom)



